THE WEDDING OF
Zikhri & Arum
Zikhri & Arum
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir." QS Ar-Rum 21
MUHARAFIZ ZIKHRI, S. T
Putra dari Bpk. Datuk Usman & Ibu Datin Hasmawati
PUTRI ARUM KINANTI, S.T
Putri dari Bpk. Tumarno & Ibu. Sri Suhartina
Tanggal
16 - 10 - 2026
Waktu
14.00 WIB - SELESAI
LOKASI
JALAN MARKISA GANG PINANG (KELAKAP 7)
SABTU, 17 OKTOBER 2026
11.00 WIB - SELESAI
JALAN MARKISA GANG PINANG (KELAKAP 7)
SENIN, 26 OKTOBER 2026
11.00 WIB - SELESAI
JALAN ARIFIN AHMAD GANG DAHLIA NO.244, KELURAHAN TELUK MAKMUR
Kehadiran Anda merupakan sebuah do'a serta rasa syukur bagi kami, namun jika memberi adalah bentuk Do'a & cinta kasih bagi Anda, Anda dapat memberi kado secara cashless dan kami akan senang hati menerimanya dan tentu semakin melengkapi kebahagiaan kami.
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami sekeluarga apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir untuk memberikan doa restu kepada kedua mempelai. Atas kehadiran serta doa restu, kami ucapkan terima kasih.
Atas kehadiran dan Doa Restunya kami ucapkan terimakasih.
Kami Yang Berbahagia, Keluarga Besar Kedua Mempelai
Zikhri & Arum
Keluarga Besar
Zikhri
Bpk. Datuk Usman & Ibu Datin Hasmawati
Keluarga Besar
Arum
Bpk. Tumarno & Ibu. Sri Suhartina
Turut Mengundang:
Keluarga Besar Bpk. Putra & Ibu Putri
Keluarga Besar Bpk. Putra & Ibu Putri
Dan seluruh keluarga lainnya.
Our Love Story
Mungkin dari sekian banyak jalan yang Tuhan bentangkan, ada satu jalan yang diam-diam membawa kita kepada satu sama lain. Bukan dengan riuh, bukan pula dengan kisah yang panjang, hanya dua hati yang perlahan menemukan arah yang sama. Kami percaya, cinta yang baik tidak selalu hadir dengan gemuruh. Kadang ia tumbuh seperti taman yang dirawat dalam diam, disirami oleh perhatian, dinaungi oleh pengertian, dan dijaga oleh dua hati yang sama-sama ingin bertumbuh. Laksana dua aliran sungai yang berbeda hulu, kami memilih bermuara pada satu tujuan. Maka kami pun sepakat mengikat bahtera,bukan dengan janji tentang hari-hari yang senantiasa sempurna, melainkan dengan kesediaan untuk saling menjaga, saling menguatkan, dan bersama-sama menumbuhkan kebaikan. Lalu kami mengerti, barangkali cinta yang paling indah bukan tentang seberapa keras ia diperjuangkan, melainkan tentang betapa tenangnya dua hati ketika akhirnya menemukan tujuan yang sama. Bukan sekedar untuk bersama, melainkan untuk bertumbuh bersama. Bukan sekedar untuk mencintai, melainkan untuk membangun rumah tempat cinta itu dapat pulang